Senin, 21 Juli 2014

cinta itu fatamorgana

        Cinta... sebuah kata yang sampai saat ini belum kumengerti.
bagiku cinta itu sesuatu yang hanya ada di dunia dongeng dan dunia sinetron, cinta abadi itu bahkan mungkin tak ada, semua manusia mungkin pernah merasakan cinta atau jatuh cinta, tetapi akhir dari cinta itu akan menyakitkan hati si pecinta, mungkin dia terlalu mencintai seseorang dengan hati dan percaya bahwa orang yg dicintainya adalah cinta sejatinya, masa depan nya, sehingga dia tidak menyadari bahwa cinta sejati itu hanya fatamorgana, sesuatu yg tidak bisa didapatkan dan hanya menimbulkan harapan sehingga akan menimbulkan sakit hati dan trauma bagi si pecinta.. 

 

      Cinta itu tidak abadi, cinta itu tidaklah sekeras batu yg bisa tetap utuh walaupun tergurus waktu dan cuaca, cinta itu hanya sesuatu yang bisa hilang dan berubah seiring berjalannya waktu, bahkan keadaan kecilpun bisa menghilangkan cinta, misalnya sikap pasangan kita yg berubah, jarak yang memisahkan.

cinta itu ibarat duru dalam daging yang bisa membunuh kita secara perlahan, ketika kita larut dg perasaan cinta dan sakit hati kepada orang yg kita anggap dialah cinta, disitulah kehancuran akan dimulai, apalagi kalau kita masih terus berharap dan tidak bisa menghilangkan perasaan kita yang besar untuk nya, setiap hari kita akan memikirkan bagaimana supaya dia kembali lagi kepada kita dan terus akan berharap dan memikirkan nya, sehingga kita akan melupakan sesuatu yang jauh lebih penting dari cinta itu sendiri, semua bisa hancur hanya karna cinta, misalnya masa depan, kita akan menganggap tidak ada sesuatu yang lenih penting dari dia, 

 

      Cinta itu hanya keegoisan dua orang yang menjadi satu dalam tadah palsu yang bernama cinta, cinta itu lebih kejam dari peperangan karna menyiksa dan membutakan mata untuk sesuatu yang lebih berarti, setiap manusia akan larut dengan perasaan dan sulit untuk bangkit untuk memulai sesuatu lagi bahkan menimbulkan luka trauma atau phobia yang tidak bisa di artikan dengan logika.

 

     Pribadi ku pernah merasakan getirnya luka karna cinta, dan sampai sekarang aku masih bingung untuk menghilangkan cinta itu dari perasaan dan kehidupanku. aku tidak mau membahas tentang itu tapi aku hanya ingin tau cara melupakan nya... sakit memang ketika suatu hubungan yang berjalan cukup lama akhirnya kandas begitu saja, bahkan mengakhirinya hanya dengan sebuah sms yang itu entah gratis atau berbayar rp 150 dari provider salah satu telekomunikasi. aku hanya bisa berdoa kepada allah untuk tak mengenal cinta lagi dan bisa menghilangkan perasaan aku yang sudah terjebak cukup lama di gelapnya cinta....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar